Logo Bloomberg Technoz

IHSG Pecah Rekor All Time High Baru di 8.748, Dipicu Saham DCII

Muhammad Julian Fadli
02 January 2026 20:14

Pekerja di depan layar pergerakan perdagangan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar pergerakan perdagangan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan dengan menguat 101,19 poin dan melesat 1,17% di posisi 8.748,1 pada Jumat (2/1/2026) sekaligus tercapainya level rekor tertinggi sepanjang masa All Time High (ATH) baru.

Sepanjang perdagangan IHSG melaju nyaman di zona hijau dengan rentang perdagangan terjadi pada area level 8.664,97 sampai dengan tertinggi 8.748,1 yang juga merupakan level harga tertinggi ATH secara intraday.

Penutupan IHSG Sesi II pada Jumat 2 Januari 2026 (Bloomberg)

Kenaikan IHSG hingga pecah rekor tertinggi ini dipicu oleh melesatnya harga saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan juga PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).


Adapun saham DCII melesat dengan kenaikan 20.000 poin atau menguat 10% ke level Rp220.000/saham hingga tutup perdagangan.

Kemudian juga pada kenaikan saham GOTO yang lompat 5 poin atau menguat 7,8% ke level Rp69/saham. Saham MBMA dengan keberhasilan bertambah 50 poin atau menguat 8,7% ke level Rp620/saham pada Sesi II.