Logo Bloomberg Technoz

Rekaman tambahan yang dibagikan MEK menunjukkan kerumunan orang berteriak, "Mati Khamenei!" dan "Malulah kau, malulah kau!" saat kemarahan tampak menyebar di seluruh negeri, dengan fokus khusus pada demonstrasi yang dipimpin oleh pedagang di Teheran.

Beberapa adegan paling dramatis dilaporkan terjadi di Kota Fasa di Iran tengah selatan. Video yang beredar secara daring menunjukkan pengunjuk rasa melemparkan benda-benda ke gerbang kompleks pemerintah dan mengguncangnya hingga terbuka.

Menyitir Reuters, Jumat (2/1/2025), kelompok oposisi juga melaporkan bahwa para demonstran menyerbu kantor gubernur, sehingga pasukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melepaskan tembakan.

Helikopter militer terlihat terbang di atas kota, tampaknya untuk menakut-nakuti warga dan mencegah kerusuhan menyebar.

Di Kermanshah, Iran barat, pedagang pasar terlihat berhadapan dengan pasukan keamanan sambil berteriak, "Malu, malu," berdasarkan rekaman video.

Kerusuhan tersebut terjadi bersamaan dengan serangkaian perubahan kepemimpinan tingkat tinggi yang semakin menambah ketidakpastian.

Pada Rabu, Pezeshkian menunjuk Abdolnaser Hemmati, mantan menteri ekonomi, sebagai gubernur bank sentral Iran yang baru setelah Mohammad Reza Farzin mengundurkan diri.

Media pemerintah IRNA, mengutip pernyataan presiden, mengakui bahwa posisi tersebut "sangat sulit dan kompleks," sambil memperingatkan bahwa gubernur baru bank sentral akan menghadapi tekanan dan kritik yang intens di tengah krisis ekonomi yang sedang berlangsung.

Secara terpisah, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei mengumumkan pengangkatan Brigjen  Ahmad Vahidi sebagai wakil panglima tertinggi IRGC.

(ros)

No more pages