Logo Bloomberg Technoz

Teken MoU dengan AS, HIMKI Dorong Penurunan Tarif Furnitur RI

Sultan Ibnu Affan
19 February 2026 12:45

Furnitur kayu./Bloomberg-Anita Pouchard Serra
Furnitur kayu./Bloomberg-Anita Pouchard Serra

Bloomberg Technoz, Jakarta - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama sektoral dengan mitra industri Amerika Serikat, di tengah upaya pemerintah kedua negara memperkuat negosiasi perdagangan bilateral. 

HIMKI menargetkan kerja sama ini dapat menjadi tuas negosiasi untuk menurunkan tarif ekspor furnitur Indonesia ke pasar AS yang saat ini masih berada di kisaran 19%. MoU yang difinalkan dalam rangkaian kunjungan resmi Pemerintah Indonesia di AS pada 18–19 Februari 2026 tersebut merupakan kerangka kerja sama industri antara HIMKI dan American Hardwood Export Council (AHEC). 

"Kerjasama sektoral ini memiliki tujuan strategis yang lebih luas, membangun keseimbangan perdagangan industri sehingga membuka ruang tarif yang lebih kompetitif bagi produk furniture Indonesia, idealnya di bawah tarif saat ini yang masih 19%, " ujar Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur saat dihubungi, Kamis (19/2/2026).


Hanya saja, Abdul menegaskan, MoU ini tidak memuat nilai transaksi maupun kewajiban jual beli, melainkan payung kerja sama yang akan diturunkan menjadi kontrak bisnis antarpelaku usaha (B2B) antara anggota HIMKI dan anggota AHEC.

Namun demikian, di balik kerangka non-transaksional tersebut, HIMKI secara terbuka menempatkan isu tarif sebagai kepentingan utama. Menurut Abdul, Indonesia menunjukkan komitmen meningkatkan penggunaan bahan baku dari Amerika Serikat dan memperdalam integrasi rantai pasok bilateral, yang secara ekonomi menguntungkan industri hulu AS.