"Jadi, bukan uangnya tidak ada karena pertanggungjawaban keuangan di tanggal 31 [Desember 2025] kan harus selesai, Bapak, nanti dimulai lagi di tanggal 1 [Januari 2026] ini, Bapak, jadi tidak ada masalah untuk segi keuangan," jelas Suharyanto.
Suharyanto juga melaporkan bahwa pembangunan jembatan yang terdampak bencana tersebut turut dibiayai oleh anggaran BNPB, termasuk jembatan gantung dan lainnya.
"Mekanisme BNPB itu bekerja dahulu, Bapak. Setelah diaudit, baru nanti dikeluarkan tagihan. Kemudian diaudit BPKP [Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan], berapa jumlahnya, baru diminta ke Kementerian Keuangan."
(ibn/ros)
No more pages



























