Logo Bloomberg Technoz

IHSG Ditutup Menguat 1%, Saham BMRI dan BREN Lompat

Muhammad Julian Fadli
18 February 2026 17:35

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (18/2/2026), terus melesat di zona hijau hingga berhasil ditutup menguat 1,19% mencapai posisi 8.310,22 yang didorong oleh euforia menguatnya saham Bank Mandiri (BMRI) dan saham BREN.

Sepanjang perdagangan IHSG nyaman melaju di zona optimistis dengan rentang perdagangan pada area level 8.227,45 sampai dengan tertingginya 8.310,22.

Penutupan IHSG Sesi II pada Rabu 18 Februari 2026 (Bloomberg)

Volume transaksi tercatat mencapai 52,74 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp25,33 triliun. Frekuensi yang terjadi menyentuh 3,1 juta kali diperjualbelikan. Sebanyak 454 saham mengalami penguatan, dan 216 saham melemah. Sedang ada 145 saham tidak bergerak.


Saham–saham transportasi, saham energi, dan saham Konsumen non primer menjadi pendorong penguatan IHSG. Adapun masing–masing menguat 3,25%, 2,45% dan 2%.

Berdasarkan data Bloomberg, kenaikan IHSG terdorong langsung dari melesatnya sejumlah saham big caps terutama saham BMRI dan saham Barito Renewables Energy (BREN) yang menopang penuh hijaunya IHSG.