Amran menambahkan bahwa pemerintah terus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah situasi darurat. Dia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak demi membantu masyarakat melewati masa sulit ini.
“Dalam kondisi darurat seperti ini, tidak boleh ada keterlambatan. Seluruh jajaran Kementan dan Bapanas harus bergerak cepat, memastikan ketersediaan pangan aman, dan bantuan segera sampai ke masyarakat,” tegas Amran.
Sebagai informasi, pemerintah telah menyiapkan bantuan berupa 34 ribu ton beras dan 6,8 juta liter atau 6.312 ton minyak goreng untuk tiga provinsi terdampak. Dengan perincian Aceh sebanyak 10.614 ton beras dan 1.954 ton minyak goreng. Sumatra Utara: 16.894 ton beras dan 3.108 ton minyak goreng. Sumatra Barat: 6.795 ton beras dan 1.250 ton minyak goreng
(ell)






























