Logo Bloomberg Technoz

Dalam seminggu terakhir, harga emas dunia membukukan kenaikan 2,26% secara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, harga terangkat 5,66%.

Sepanjang 2025 (year-to-date), harga aset ini sudah melambung 61,15%.

Salah satu faktor yang menyebabkan reli harga emas dunia adalah ekspektasi terhadap arah suku bunga acuan di Amerika Serikat (AS). Keyakinan pasar bahwa bank sentral Federal Reserve bakal menurunkan suku bunga acuan dalam rapat bulan ini kian membuncah.

Mengutip CME FedWatch, peluang penurunan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin (bps) dalam rapat Desember sudah mencapai 87,4%. Sementara kemungkinan ditahan di 3,75-4% tinggal 12,6%.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas akan terasa lebih menguntungkan kala suku bunga turun.

(aji)

No more pages