Logo Bloomberg Technoz

“KJRI terus memonitor pembaruan situasi dan berkoordinasi erat dengan otoritas lokal untuk mendokumentasikan serta menyediakan dukungan bagi warga negara Indonesia, termasuk pekerja migran, yang terdampak oleh kebakaran ini,” demikian pernyataan KJRI Hong Kong, Minggu (30/11).

Bagi WNI dan PMI yang terdampak oleh kebakaran ini, KJRI membuka akses layanan darurat melalui hotline +852 5242 2240, serta panic button pada nomor +852 6773 0466.

Saluran ini disiapkan sebagai bentuk respons cepat dan pendampingan langsung bila terdapat warga yang membutuhkan perlindungan, bantuan medis, atau dukungan logistik.

KJRI turut memastikan bahwa tim lapangan akan disiapkan untuk mendukung proses verifikasi data, pendampingan, hingga bantuan lanjutan bagi WNI, jika situasi di lokasi kebakaran berkembang menjadi skala yang lebih besar atau membutuhkan intervensi khusus.

Sebelumnya, KJRI Hong Kong tengah intensif berkomunikasi dengan keluarga para korban WNI dan bekerja sama erat dengan Pemerintah setempat terkait penanganan jenazah. Proses identifikasi jenazah masih terus dilakukan oleh otoritas berwenang.

KJRI juga mencatat sekitar 140 pekerja migran Indonesia sektor domestik bekerja di area Wang Fuk Court. Dari jumlah tersebut, 61 orang telah berhasil dikonfirmasi keberadaanya, termasuk identifikasi para korban meninggal.

Korban jiwa Warga Negara Indonesia (WNI) yang tewas imbas kebakaran yang melanda tujuh menara apartemen di kawasan pemukiman Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong terus bertambah.

Per 30 November 2025, jumlah WNI yang menjadi korban insiden kebakaran di Hongkong berambah menjadi 9 orang.

“Rilis data korban insiden kebakaran dari Hong Kong Police Force s/d hari ini (30/11) pukul 12.20 HKT jumlah WNI korban meninggal dunia bertambah 2 orang dan korban luka-luka bertambah 1 orang." sebut keterangan resmi kementerian luar negeri, Minggu (30/11/2025)

“Dengan demikian, total jumlah WNI korban meninggal dunia yang telah terkonfirmasi menjadi 9 orang dan korban luka-luka menjadi 3 orang.”

(dec/wdh)

No more pages