Korban Tewas Banjir Thailand Bertambah Jadi 145 Orang
News
28 November 2025 19:20

Pathom Sangwongwanich, Suttinee Yuvejwattana dan Eko Listiyorini - Bloomberg News
Bloomberg, Jumlah korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Thailand meningkat tajam pada Jumat (28/11). Bencana ini memperburuk penderitaan negara yang tengah menghadapi kemerosotan ekonomi dan memicu kritik terhadap pemerintah baru yang baru berusia sekitar 10 minggu.
Sebanyak 145 orang dilaporkan tewas di provinsi-provinsi selatan Thailand, dengan 110 korban berasal dari Provinsi Songkhla, kata juru bicara pemerintah Siripong Angkasakulkiat dalam konferensi pers di Bangkok. Angka tersebut hampir dua kali lipat dari laporan pada Jumat pagi. Lebih dari 1,25 juta rumah tangga dan 3,6 juta penduduk terdampak dalam berbagai bentuk, menurut Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana.
Banjir ini terjadi di penghujung tahun yang berat bagi Thailand. Pada Maret, negara tersebut diguncang gempa besar di Myanmar, dan pada Juli terjadi bentrokan perbatasan dengan Kamboja yang menewaskan puluhan orang. Ekonomi Thailand menyusut 0,6% pada kuartal ketiga dibanding tiga bulan sebelumnya, sementara sektor pariwisata masih lesu. Bencana banjir diperkirakan akan menambah beban ekonomi, terutama di wilayah selatan.
“Pemerintah tidak bisa mengelak dari tanggung jawabnya,” ujar Siripong kepada wartawan, seraya mengakui bahwa “kesalahan telah terjadi” dalam upaya penanganan bencana.






























