Logo Bloomberg Technoz

Pejabat Eksekutif Hong Kong John Lee mengunjungi lokasi bencana pada Kamis. Pemimpin kota tersebut sebelumnya memerintahkan inspeksi menyeluruh di semua kompleks perumahan yang sedang direnovasi besar-besaran.

Dalam konferensi pers singkat, Lee mengumumkan setiap keluarga yang terdampak akan menerima bantuan sebesar HK$10.000. Didampingi beberapa pejabat, dia berjanji pemerintah akan mengganti seluruh perancah bambu dan memastikan transisi ke perancah logam.

Warga yang terlantar akibat kebakaran akan ditampung di penampungan sementara. Sekitar 1.800 unit hunian sementara akan dibebaskan—kira-kira setara dengan seluruh stok perumahan di kompleks tersebut.

Relawan bagikan barang sumbangan pada warga yang terpaksa mengungsi akibat kebakaran di kompleks perumahan Hong Kong. (Lam Yik/Bloomberg)

Para relawan bergegas ke lokasi, dan sumbangan dari berbagai perusahaan terus mengalir, termasuk dari Jockey Club, yang berjanji akan menyumbang hingga HK$170 juta untuk membantu korban bencana.

Kebakaran gedung pencakar langit yang belum pernah terjadi sebelumnya ini terjadi pada saat yang genting bagi Hong Kong. Pusat keuangan global ini sedang berusaha memperbaiki citranya di panggung dunia setelah protes massal di jalanan, kekerasan keamanan nasional, dan pembatasan ketat Covid yang menuai kritik dari sejumlah pemerintah Barat.

Tinggal beberapa hari lagi, pejabat akan menyelenggarakan pemilihan legislatif yang sangat dipromosikan—Lee akan memutuskan apakah akan menundanya dalam beberapa hari ke depan.

Selanjutnya, investigasi kriminal akan dilakukan.

Sekretaris Keamanan Chris Tang sebelumnya mengatakan bahwa penyelidik menemukan papan busa yang menutupi jendela di satu-satunya gedung yang selamat dari kobaran api. "Papan busa ini sangat mudah terbakar dan api menyebar dengan sangat cepat, jadi kami merasa keberadaannya tidak biasa," ungkapnya.

Tang menjelaskan jaring dan lembaran plastik yang melapisi gedung-gedung juga terbakar jauh lebih hebat dari perkiraan. Polisi telah menahan tiga pejabat senior dari perusahaan teknik atas dugaan pembunuhan.

Proses renovasi di Wang Fuk Court dilakukan oleh Prestige Construction & Engineering Co. Bloomberg News mengunjungi kantor Prestige pada Kamis, tetapi pintu tertutup dan tidak ada yang merespons meski berulang kali diketuk. Panggilan telepon ke kantor tersebut tidak diangkat.

Bagaimana Kebakaran Mematikan di Hong Kong Menyebar. (Bloomberg)

Departemen Tenaga Kerja mengklaim bahwa pihaknya telah memeriksa lokasi beberapa kali dan memperingatkan kontraktor akan bahaya kebakaran, termasuk baru-baru ini pekan lalu. Perusahaan konstruksi tersebut terlibat dalam 11 proyek pembangunan perumahan lainnya di Hong Kong.

Kebakaran mematikan mendorong perombakan besar-besaran kebijakan perumahan di Hong Kong di masa lalu. Yang paling menarik perhatian, kebakaran Shek Kip Mei pada 1953 yang memaksa puluhan ribu orang mengungsi. Pemerintah akhirnya meluncurkan program perumahan publik kota, dengan menyediakan perumahan lagi bagi para pengungsi.

(bbn)

No more pages