Logo Bloomberg Technoz

BKPM Sebut Perusahaan AS 'Bawa' Rp7,5 T ke Indonesia

Sultan Ibnu Affan
25 June 2023 08:41

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia saat konferensi pers di Istana Negara. (Dok. Sekretariat Kabinet)
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia saat konferensi pers di Istana Negara. (Dok. Sekretariat Kabinet)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perusahaan asal Amerika Serikat (AS), SEG Solar Inc bersama ATW Group (mitra Indonesia) akan segera membangun industri pembuatan panel surya di Kawasan Industri Terpadu Batang di Jawa Tengah. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia 

Kepastian itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pra-Kerja Sama antara perusahaan asal AS SEG Solar Inc bersama ATW Group (mitra Indonesia) dengan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yang dilakukan oleh Direktur Utama KITB Ngurah Wirawan, CEO SEG Solar Inc Jim Wood, Founder ATW Group Antonius Weno, dan Direktur ATW Group Victor Samuel di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat di Washington, DC, AS, Jumat (23/6).

"Penandatanganan kerja sama ini adalah sebuah bentuk upaya dari Pemerintah Indonesia untuk mendorong transisi energi dan juga proses awal dalam rangka mendorong keterbukaan antara kita dengan Pemerintah Amerika Serikat," kata Bahlil dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (24/6).


SEG Solar melalui perusahaan joint venture-nya dengan ATW Group memperkirakan bisa menyerap tenaga kerja hingga 2.000 orang.

Menurut Bahlil, Undang-undang Inflation Reduction Act (IRA) AS mempengaruhi minat investasi perusahaan Negeri Paman Sam ke Indonesia dan juga terhadap ekosistem kendaraan listrik secara global.