Senada, Phintraco Sekuritas memaparkan, secara teknikal, indikator MACD berpotensi mengalami death cross sedangkan Stochastic RSI telah mengalami death cross di area overbought.
“IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan/pullback hingga menguji level support di 8.300-8.325,” mengutip riset Phintraco.
Investor akan menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur BI yang menurut konsensus akan mempertahankan BI Rate pada level 4,75%.
Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah TPIA, CPIN, ISAT, BBRI, dan ULTJ.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Berlanjutnya pelemahan Bursa Wall Street seiring kembali tertekannya saham teknologi diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara itu, naiknya harga beberapa komoditas berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
“Investor juga akan mencermati keputusan BI terkait suku bunga acuan yang menurut konsensus akan kembali dipertahankan di 4,75%,” terang CGS International Sekuritas.
IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 8.300-8.240 dan resisten 8.425-8.485.
Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham BBNI, BBRI, CPIN, JPFA, AKRA, dan MYOR.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan kembali melemah,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.
Support terdekat adalah MA–20 di 8.296. Jika IHSG melemah di bawah level ini, maka ada kemungkinan melanjutkan pelemahan menuju Upper Wedge sekaligus MA–50 di sekitar 8.100-8.134.
“Area ini diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG.”
Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah DSNG, AMRT, dan PWON.
(fad/aji)





























