Pertumbuhan ChatGPT juga sangat agresif. Hanya dalam setahun, pengguna aplikasi mobile-nya melesat dari 298 juta (Nov 2024) menjadi 557 juta (Agustus 2025). Tak hanya di aplikasi mobile, penggunaan ChatGPT secara keseluruhan, baik itu website ataupun aplikasi, juga tumbuh pesat.
Pada kuartal kedua 2025, 26,5% pengguna internet usia 16-64 tahun melaporkan memakai ChatGPT dalam sebulan terakhir. Angka ini meningkat hampir dua kali lipat dibanding Kuartal II-2023 (12,3%).
Sejalan dengan temuan tersebut Kemp, menekankan perilaku digital masyarakat terus berubah. Meski teknologi berkembang cepat, preferensi pengguna relatif stabil. Pencarian informasi tetap menjadi alasan utama orang mengakses internet.
Selain itu, pengguna kini memanfaatkan berbagai platform AI untuk memecahkan masalah, mencari ide, dan belajar. Kemp juga menegaskan bahwa AI tidak menggantikan platform seperti Google atau YouTube, melainkan menambah cara baru bagi orang untuk berinteraksi dengan informasi.
"ChatGPT tidak akan menggantikan Google. Sebaliknya, AI semakin memungkinkan pengguna untuk menjawab berbagai jenis pertanyaan, dan memenuhi berbagai kebutuhan yang jauh lebih luas daripada yang dapat mereka penuhi hanya dengan mesin pencari saja," jelas Kemp.
Pertumbuhan pengguna internet mencapai 5% secara tahunan, dengan laju ekspansi media sosial yang tidak jauh berbeda. Selain itu, skala aktivitas digital global juga terus membesar. DataReportal mencatat ratusan triliun tayangan tagar di TikTok, triliunan dolar belanja iklan digital global, serta miliaran interaksi yang tercipta setiap hari di layanan seperti ChatGPT.
































