Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, Pertamina telah menyetor penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp262 triliun sepanjang Januari-September 2025.

“Menjadikan pertamina sebagai agen pembangunan utama melalui penerimaan non pajak dan dividen terbesar di antara seluruh BUMN Indonesia,” tuturnya.

Di sisi operasional, Simon menjelaskan hingga Oktober 2025 produksi minyak dan gas (migas) perseroan mencapai 1 juta barel setara minyak per hari (BOEPD) dan yield kilang mencapai 84%.

Adapun, Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza memproyeksikan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sepanjang 2025 mencapai US$9,6 miliar atau setara Rp158 triliun.

Di sisi lain, Oki mengklaim Pertamina menjadi badan usaha milik negara (BUMN) yang menyetor dividen ke Danantara terbesar pada 2025.

Oki mengatakan dividen yang telah disetor ke Danantara per September 2025 telah mencapai Rp23 triliun dari laba kinerja 2024 sebesar Rp42,1 triliun.

“Kemudian dalam hal dividen, Pertamina memberikan dividen terbesar untuk Danantara,” klaim Oki.

Adapun, sampai dengan Oktober 2025 harga minyak mentah susut 14% ke level US$68 per barel secara tahunan. Sementara itu, mean of platts Singapore (MOPS) untuk solar minus 10% ke level US$86 per barel dibandingkan dengan posisi tahun lalu.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS belakangan melemah 6% ke level Rp16.625 per dolar AS.

(azr/naw)

No more pages