Logo Bloomberg Technoz

Danantara Akan Serap LNG Masela Jika Tak Ada Pembeli hingga April

Azura Yumna Ramadani Purnama
16 March 2026 09:30

Pipa-pipa kapal tanker liquefied natural gas (LNG) UMM BAB di Terminal LNG PGP Consortium Ltd. di Karachi, Pakistan. (Asim Hafeez/Bloomberg)
Pipa-pipa kapal tanker liquefied natural gas (LNG) UMM BAB di Terminal LNG PGP Consortium Ltd. di Karachi, Pakistan. (Asim Hafeez/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan BPI Danantara agar membeli produksi gas dari Lapangan Abadi Masela yang mencapai 9,5 juta ton per tahun, apabila Inpex Masela Ltd. belum mendapatkan pembeli hingga akhir April 2026.

Hal tersebut diungkapkan Bahlil dalam pertemuan dengan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda Inpex Corporation di Tokyo, Jepang.

Bahlil menekankan agar proyek gas raksasa di Laut Arafura itu segera masuk tahap keputusan investasi akhir atau final investment decision (FID) dan pengembangannya tidak lagi berlarut-larut.


Dia menginginkan agar proses front end engineering and design (FEED) dipercepat menjadi kuartal II-2026 atau paling lambat kuartal III-2026.

Lebih lanjut, kata Bahlil, secara paralel Inpex dapat melakukan tender engineering procurement construction (EPC).