WGC: Prospek Emas 2026 Bergantung Suku Bunga AS & Tarif Dagang
Sultan Ibnu Affan
13 November 2025 08:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - World Gold Council, Asosiasi Nirlaba Penambang Emas Global memperkirakan fluktuasi harga emas pada 2026 mendatang akan sangat bergantung terhadap dinamika yang terjadi di Amerika Serikat (AS).
Head of Asia Pacific and Global Head of Central Banks WGC Shaokai Fan mengatakan, kenaikan harga emas akan sangat bergantung pada penetapan suku bunga Federal Reserve (The Fed) atau FFR. Jika turun, maka dapat menjadi katalis positif bagi naiknya harga emas.
"Kita juga perlu melihat masa depan atau nilai suku bunga yang ditetapkan oleh Federal Reserve. Jika menera menurunkan, maka itu akan membawa dampak positif bagi emas," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip Kamis (13/11/2025).
Selain itu, kata Shaokai, perubahan harga emas juga akan sangat bergantung terhadap dinamika perselisihan tarif perdagangan AS dengan negara-negara lain, termasuk China, yang mulai sejak April lalu.
Hal yang sangat berpengaruh lainnya adalah rencana Presiden Donald Trump yang ingin mengganti para pejabat Gubernur The Fed, lewat rezim yang dipastikan akan menurunkan suku bunga.






























