Arif juga akan menempatkan BRIN sebagai lembaga think tank dalam setiap pengambilan kebijakan berbasis sains dan riset. "Itulah salah satu bentuk akutabilitas dari kebijakan publik yang akan dilakukan oleh pemerintah," kata Arif.
Arif mencontohkan di bidang ketahanan pangan. Prabowo sudah memiliki banyak program yang harus dikawal di bidang pangan.
Menurutnya, sektor pengembangan ketahanan pangan harus didasari oleh kekuatan riset dan inovasi. Dia yakin banyak hasil riset yang sudah dikeluarkan lembaga riset maupun perguruan tinggi.
"Tugas kita sekarang adalah bagaimana mengonsolidasi itu semua agar lebih memiliki impact (dampak) yang besar bagi perubahan dan kemajuan," kata Arif.
Ke depan, BRIN akan fokus pada dampak. Pada percepatan invensi atau ide menjadi sebuah inovasi.
"Karena kalau sudah menjadi inovasi, berarti sudah bisa diaplikasikan. Nah, percepatan riset dari invensi menjadi inovasi inilah yang harus kita lakukan," katanya.
(red)



























