Logo Bloomberg Technoz

Prospek Bitcoin Cs Kala Likuiditas AS Longgar: Berpotensi 'Cerah'

Muhammad Fikri
10 November 2025 08:25

Penyebab Bitcoin terguncang Dana kabur Rp.752,89 triliun (Diolah)
Penyebab Bitcoin terguncang Dana kabur Rp.752,89 triliun (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Setelah menghadapi tekanan jual yang signifikan, pasar mata uang kripto utama seperti Bitcoin (BTC), Ether (ETH), Solana (SOL), dan XRP diperkirakan akan reli dalam satu pekan ke depan. Optimisme ini didorong oleh sinyal pelonggaran kondisi likuiditas dalam sistem keuangan Amerika Serikat (AS), yang secara historis menguntungkan aset berisiko.

Berdasarkan Coindesk, Senin (10/11/2025) Bitcoin, yang sempat tertekan tajam dari rekor tertingginya, kini kembali diperdagangkan di atas level psikologis US$103.000, dengan harga ada pada kisaran US$106.588,23 hingga pukul 8.12 waktu Indinesia.

Bitcoin tercatat reli 4,5% dalam perdagangan 24 jam terakhir. Ether mengekor tren positif ini dengan catata apik 7,3% dibandingkan hari Minggu dan sementara di US$3.642,13. Alcoin lagin seperti Solana US$167,3, bergerak naik 6,4%. Dogecoin (+3,8%) ada di level US$0,18. BND (+2,2%) US$1.012,97.


Pemicu utama perubahan sentimen bullish ini adalah merosotnya selisih (spread) antara Secured Overnight Financing Rate (SOFR) dan Effective Federal Funds Rate (EFFR). Spread ini, yang mengukur kondisi likuiditas dolar AS di sektor perbankan, sempat melonjak tinggi ke 0,35 — level tertinggi sejak 2019 — kasih sinyal tekanan dan pengetatan likuiditas. Kenaikan ini bertepatan dengan penurunan tajam harga Bitcoin dan kenaikan Indeks Dolar AS (DXY).

Namun, dalam beberapa hari terakhir, spread SOFR-EFFR telah anjlok tajam kembali ke 0,05, menghapus lonjakan sebelumnya. "Pembalikan ini mengisyaratkan pelonggaran kondisi keuangan—premium rasa takut telah memudar, dan likuiditas mulai normal," demikian analisis dari CoinDesk, dikutip Senin (10/11/2025).