Kondisi keuangan yang lebih longgar, yang diindikasikan oleh pengetatan spread ini, cenderung mendukung aset berisiko seperti kripto.
Dua indikator kunci lain turut memperkuat meredanya tekanan likuiditas, yakni:
Penurunan Pinjaman SRF: Pinjaman bank dari Standing Repo Facility (SRF) Federal Reserve, alat manajemen likuiditas, telah kembali ke nol setelah sempat mencapai rekor tertinggi US$50 miliar di awal bulan.
Reli DXY Terhenti: Indeks Dolar (DXY), yang melacak nilai dolar terhadap mata uang fiat utama, telah melemah di level resistance dari level tertinggi Agustus di 100,25. Melemahnya DXY seringkali menjadi katalis positif bagi BTC, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap penurunan nilai dolar.
Secara terpisah, pasar kripto juga mendapat dorongan momentum singkat dari pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menjanjikan dividen tarif langsung sebesar "setidaknya" US$2.000 kepada sebagian besar warga Amerika.
Meskipun berita ini memicu kegembiraan karena potensi peningkatan belanja konsumen dan arus masuk ke pasar kripto, para analis memperingatkan bahwa realisasi pembayaran ini tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
"Presiden sendiri tidak dapat mengesahkan atau melaksanakan pembayaran ini... Setiap rencana untuk mendistribusikan dana yang dikumpulkan dari tarif memerlukan persetujuan dan alokasi oleh Kongres," ujar Andy Constan, CEO dan CIO Damped Spring Advisors.
Meskipun prospek jangka pendek terlihat bullish, para investor disarankan untuk mewaspadai dua risiko utama yang dapat menggagalkan potensi reli:
Arus Masuk ETF Spot: Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin spot yang terdaftar di AS perlu menunjukkan pemulihan arus masuk setelah mencatat arus keluar hampir $2,8 miliar selama empat minggu terakhir.
Level DXY: Penembusan DXY di atas level krusial 100,25 dapat memicu kembali penguatan dolar dan merusak prospek kenaikan Bitcoin.
Secara keseluruhan, konvergensi antara sinyal pelonggaran likuiditas AS dan meredanya tekanan dolar membentuk argumen kuat bagi Bitcoin dan pasar kripto yang lebih luas untuk menguji ulang level-level harga penting dalam satu pekan dari sekarang.































