Logo Bloomberg Technoz

"Nanti suku bunganya bersifat mengambang. Misal, untuk tenor 12 bulan, kuponnya nanti pada saat di akhir periode. Jika indONIA misalnya punya bunga 4%, dan awalnya marginnya 50 bps, ini belum tentu akan akan didapatkan pada akhir periode tenornya," tutur dia.

"Jadi nanti apabila suku bunga indONIA terus bergerak turun, maka diujung nanti bisa jadi dapatnya bukan 4% plus 50 bps tadi, sebaliknya juga begitu."

Adapun, rencana ini sebelumnya juga terungkap dalam hasil rapat dewan Gubernur BI pada 21-22 Oktober kemarin, yang tercantum menjadi salah satu arah bauran kebijakan moneter poin pertama.

Poin itu mengatakan jika BI akan melakukan penguatan strategi operasi moneter pro-market guna makin memperkuat efektivitas transmisi penurunan suku bunga hingga mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas.

"Menerbitkan BI-FRN (Floating Rate Note) dan pengembangan Overnight Index Swap (OIS) untuk tenor di atas overnight untuk membentuk struktur suku bunga yang berdasarkan transaksi di pasar uang," ujar Gubernur Perry Warjiyo.

(ibn/roy)

No more pages