Penempatan dana pemerintah ini pertama kali diumumkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 12 September 2025. Pemerintah menyalurkan Rp200 triliun ke lima bank milik negara sebagai bagian dari kebijakan untuk memperkuat likuiditas perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Dana tersebut dialokasikan kepada Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing sebesar Rp55 triliun, BTN Rp25 triliun, dan BSI Rp10 triliun.
“Dana Rp200 triliun sudah kami kirim dan masuk ke sistem perbankan hari ini,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jumat (12/9/2025).
Ia menegaskan, dana tersebut bukan merupakan dana darurat, melainkan dana pemerintah yang sebelumnya belum digunakan dan disimpan di bank sentral. Dengan ditempatkan di bank komersial, dana itu diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperluas penyaluran kredit dan menggerakkan sektor ekonomi riil.
Data terbaru menunjukkan, penyaluran kredit bank-bank Himbara pada kuartal III tahun 2025 mencatat pertumbuhan positif di seluruh segmen. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyalurkan kredit senilai Rp1.438,11 triliun, tumbuh 6,26% yoy, dengan porsi kredit UMKM mencapai Rp1.150,73 triliun atau 80,02% dari total portofolio. BRI juga mencatat laba bersih Rp41,23 triliun, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) gross 3,29% dan NPL net 1,04%, serta NPL coverage 183,09%.
Pada tempat lain,PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyalurkan kredit sebesar Rp1.764,32 triliun, naik 11% yoy, dengan fokus pada pembiayaan sektor-sektor produktif yang mendukung penciptaan nilai tambah ekonomi.
Adapun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat total kredit Rp812,2 triliun, meningkat 10,5% yoy. Pertumbuhan kredit BNI juga diklaim merata di segmen korporasi, menengah, dan UMKM, menunjukkan portofolio yang semakin sehat dan berimbang.
Di sisi lain, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melaporkan penyaluran kredit dan pembiayaan tumbuh 7,0% yoy menjadi Rp381,03 triliun, dari sebelumnya Rp356,06 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
(way)






























