Logo Bloomberg Technoz

Divestasi Blok Tuna Dekati Akhir: Ada Mitra Baru Buat BUMN Rusia

Pramesti Regita Cindy
29 October 2025 16:00

Platform migas lepas pantai./Bloomberg-Eric Thayer
Platform migas lepas pantai./Bloomberg-Eric Thayer

Bloomberg Technoz, Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan divestasi operator Blok Tuna, lepas pantai Natuna utara mendekati akhir.

Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas, Rikky Rahmat Firdaus memastikan Harbour Energy bakal hengkang dari blok kaya gas tersebut.

Sementara itu, perusahaan migas pemerintah Rusia Zarubezhneft (ZAL) bakal mengambil alih posisi operator blok.


“Secara normatif, hasil dari divestasi ini pada akhirnya akan menghadirkan pihak baru untuk menemani ZAL," kata Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Rikky Rahmat Firdaus kepada Bloomberg Technoz, Rabu (29/10/2025).

Menurut Rikky, transaksi divestasi antar kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) itu mendekati rampung. Dia memperkirakan proses divestasi Harbour Energy selesai sekitar dua bulan mendatang.