Logo Bloomberg Technoz

Pantauan berbeda terlihat di H&M Grand Indonesia, tepatnya di East Mall. Gerai tersebut masih beroperasi normal dan justru sedang menggelar promo besar-besaran. 

Diskon yang ditawarkan mencapai hingga 50% untuk ketentuan jenis produk.

Seorang karyawan di lokasi menjelaskan bahwa promo ini dibagi dua kategori, yakni diskon 50% hingga barang habis, dan diskon 30% yang berlaku hingga akhir bulan ini. 

“Kalau yang 50 % sampai barangnya habis, yang 30% sampai akhir bulan,” ujarnya.

Di antara produk yang sedang dipromosikan, terdapat celana jins perempuan diskon 30%, celana training olahraga 50%, T-shirt seharga Rp199 ribu, serta sepatu boots wanita dan jaket untuk pria maupun anak-anak dengan potongan harga 30%.

Beberapa pengunjung mengaku masih tertarik berbelanja, meski hanya untuk membandingkan harga. 

“Cuman buat liat-liat aja, beli juga masih mikir,” kata salah satu pengunjung yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, seorang pelanggan bernama Rio menyatakan sudah tak tertarik lagi dengan merek tersebut. 

Menurutnya, kualitas produk H&M kini menurun meski harga justru meningkat. “Aku udah kurang tertarik sih ke sana, lebih kayak pilih lokal saja mending,” ujarnya melalui pesan instan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak H&M Indonesia belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan maupun durasi penutupan gerai di Plaza Indonesia.

Pendapatan H&M Global naik

Pengecer fesyen cepat Hennes & Mauritz AB berencana menggelar penjualan obligasi pertamanya dalam dua tahun, hanya beberapa minggu setelah sahamnya melonjak berkat laporan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan.

Perusahaan asal Swedia itu berencana menjual obligasi tanpa jaminan senior senilai €500 juta (US$583 juta) dengan jangka waktu 8 tahun, menurut seseorang yang mengetahui rencana tersebut namun meminta untuk tidak disebutkan namanya. H&M akan mengadakan pertemuan dengan investor pada Senin dan Selasa, dengan penjualan diperkirakan berlangsung setelahnya.

Penawaran ini dilakukan setelah saham perusahaan melonjak bulan lalu, ketika fokus pada merek utama H&M dan pengendalian biaya yang ketat membantu proses pemulihan bisnis. Ini menandai kuartal kedua berturut-turut di mana hasil keuangan melampaui ekspektasi, menunjukkan bahwa strategi CEO Daniel Ervér untuk berinvestasi pada pemasaran dan promosi harga mulai menghasilkan pemulihan penjualan yang lebih berkelanjutan.

(dec/spt)

No more pages