Bank Sulit Pangkas Bunga Kredit, BI Tinjau Rencana Bisnis Bank
Sultan Ibnu Affan
24 October 2025 17:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan akan kembali meninjau rencana bisnis bank (RBB) guna melihat komitmen perbankan dalam penyusunan rencana pertumbuhan kredit, seiring dengan masih lambatnya penurunan suku bunga kredit.
Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Irman Robinson mengatakan, langkah itu dilakukan lantaran suku bunga kredit perbankan saat ini masih belum sejalan dengan penurunan BI Rate yang sudah mencapai 125 basispoin (bps).
"Memang suku bunga kredit masih terbatas," ujar Irman lewat video daring dalam diskusi dengan wartawan di Bukit Tinggi, Jumat (24/10/2025). "Kita akan melihat seperti apa perbankan membentuk atau menyusun komitmen pertumbuhan kredit mereka," imbuhnya menegaskan.
Irman lantas mengatakan bahwa penyebab lambatnya penurunan suku bunga perbankan tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor, salah satunya ada pertumbuhan kredit kepemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) yang masih rendah.
Begitu juga dengan kredit konsumsi yang masih tumbuh di bawah 5%, tepatnya per September 2025 juga hanya mencapai 2,53% dari total fasilitas pinjaman yang disediakan. Angka itu juga hanya tumbuh kecil sejak 2019 yang stagnan di level kisaran 2% saja.





























