Logo Bloomberg Technoz

Sanksi Rusia Kian Berat, ESDM Evaluasi FID Rosneft di GRR Tuban

Azura Yumna Ramadani Purnama
24 October 2025 14:50

Seorang pekerja mengenakan jaket keselamatan bermerek saat bekerja di anjungan pengeboran yang dioperasikan oleh Rosneft PJSC/Bloomberg-Andrey Rudakov
Seorang pekerja mengenakan jaket keselamatan bermerek saat bekerja di anjungan pengeboran yang dioperasikan oleh Rosneft PJSC/Bloomberg-Andrey Rudakov

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengevaluasi nasib keputusan investasi akhir atau final investment decision (FID) Rusia di Kilang Tuban, menyusul sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap PJSC Rosneft mulai pekan ini.

FID Rosneft di proyek grass root refinery (GRR) tersebut semestinya ditargetkan rampung pada kuartal IV-2025. 

Untuk itu, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pemerintah akan meminta kepastian kepada Rosneft terkait dengan kesanggupan raksasa migas milik negara Rusia itu untuk melanjutkan komitmen investasinya di GRR Tuban.


“Jadi ya kita evaluasi lagi, bagaimana pemenuhan komitmen yang terkait dengan sanksi,” kata Yuliot ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jumat (24/10/2025).

Investor Baru