Logo Bloomberg Technoz

Intelijen Rusia Diduga Kuat di Balik Serangan Mematikan Iran

News
13 March 2026 10:40

Vladimir Putin. (Dok: Bloomberg)
Vladimir Putin. (Dok: Bloomberg)

Natalia Drozdiak, Alberto Nardelli dan Ellen Milligan - Bloomberg News

Bloomberg, Dukungan intelijen Rusia terhadap serangan balasan Iran ke Amerika Serikat (AS), Israel, dan sekutu negara-negara Teluk kini menjadi sorotan tajam. Kerja sama ini, ditambah kekhawatiran keterlibatan China, menunjukkan semakin kuatnya hubungan antara lawan-lawan AS di tengah meluasnya api peperangan di Timur Tengah.

Berdasarkan sumber intelijen AS dan Barat, Moskow saat ini memberikan berbagai dukungan informasi kepada Iran, mulai dari citra satelit hingga taktik penentuan target melalui drone. Langkah ini bertujuan membantu Iran melancarkan serangan balasan yang lebih presisi terhadap pasukan AS di kawasan tersebut.


Belum jelas sejauh mana intelijen yang diberikan kepada Iran tersebut efektif dan tepat waktu, serta seberapa rutin Rusia memberikan informasi yang dapat langsung digunakan di lapangan, kata salah satu sumber yang berbicara dengan syarat anonim. Namun hal itu mencerminkan hubungan penting yang terlihat dari ketergantungan Rusia pada drone serang mematikan Shahed buatan Iran dalam invasinya yang masih berlangsung di Ukraina.

"Tidak ada yang akan terkejut jika tangan tersembunyi Putin berada di belakang beberapa taktik Iran, dan bahkan mungkin di balik sebagian kemampuan mereka," ujar Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, dalam pengarahan militer di London, Kamis (12/3).