Logo Bloomberg Technoz

Trump berulang kali menyatakan bahwa pembicaraan langsung dengan Xi merupakan cara terbaik untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang masih menggantung antara kedua negara — mulai dari tarif, pembatasan ekspor, pembelian produk pertanian, hingga isu perdagangan fentanyl dan ketegangan geopolitik seperti Taiwan.

Meski Trump kerap menegaskan hubungan baiknya dengan Xi, relasi tersebut kini kembali diuji setelah beberapa pekan terakhir diwarnai peningkatan tensi antara kedua negara. Awal bulan ini, Trump bahkan sempat membuka kemungkinan untuk membatalkan pertemuan, menyusul kemarahannya terhadap pembatasan ekspor mineral langka oleh Beijing.

Bursa Asia diperkirakan akan dibuka menguat pada Jumat, seiring membaiknya sentimen risiko setelah muncul tanda-tanda meredanya ketegangan antara Washington dan Beijing. Kontrak berjangka indeks saham Jepang, Australia, Hong Kong, dan China daratan tercatat naik, mengikuti kenaikan di Wall Street pada Kamis.

Pertemuan ini berlangsung menjelang berakhirnya gencatan dagang antara AS dan China pada 10 November, kecuali diperpanjang. Penangguhan kenaikan tarif, yang telah beberapa kali diperbarui sepanjang tahun ini, sempat membantu meredakan ketegangan setelah kedua negara saling menaikkan bea impor ke level sangat tinggi. Namun, jeda tersebut kini terancam oleh serangkaian kebijakan dagang baru dalam beberapa pekan terakhir.

AS telah memperluas pembatasan teknologi terhadap China, mempertimbangkan pungutan terhadap kapal China di pelabuhan AS, serta merancang pembatasan ekspor tambahan terhadap perangkat lunak strategis. Sebagai respons, Beijing memberlakukan kontrol ekspor lebih ketat terhadap mineral langka dan bahan penting lain yang digunakan di berbagai industri — mulai dari teknologi, energi, hingga transportasi.

Trump mengancam akan memberlakukan tambahan tarif 100% terhadap produk-produk asal China pada 1 November jika Beijing tidak mencabut pembatasan atas mineral langka, meski ia sendiri mengakui bahwa tarif tinggi semacam itu “tidak berkelanjutan.” Kebijakan China tersebut memicu reaksi keras internasional, mendorong banyak negara mencari rantai pasok alternatif dan mempertimbangkan langkah balasan.

Menghadapi berbagai pembatasan AS dalam beberapa tahun terakhir, China kini berupaya mengurangi ketergantungannya pada teknologi impor. Negara itu akan berfokus untuk “secara signifikan meningkatkan” kapasitas kemandirian dan kekuatan di bidang sains dan teknologi, menurut komunike yang dirilis Kamis setelah pertemuan empat hari Komite Sentral Partai Komunis.

'Kesepakatan yang Baik'

Dalam beberapa hari terakhir, Trump memperkirakan pembicaraan dengan Xi akan menghasilkan “kesepakatan yang baik” terkait “segala hal” dalam hubungan dagang kedua negara. Ia juga kembali menegaskan hubungan pribadinya yang “baik” dengan pemimpin China tersebut.

Pertemuan Trump-Xi akan menjadi puncak dari lawatan presiden AS ke Asia yang juga mencakup kunjungan ke Malaysia dan Jepang. Leavitt mengatakan Trump dijadwalkan berangkat dari Washington pada Jumat malam dan tiba di Malaysia pada Minggu pagi waktu setempat, untuk menghadiri KTT ASEAN.

Trump dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan menghadiri jamuan makan malam para pemimpin ASEAN pada Minggu malam.

Selanjutnya, presiden AS itu akan berangkat ke Tokyo pada Senin untuk bertemu dengan Perdana Menteri Jepang yang baru, Sanae Takaichi, pada Selasa.

Trump kemudian dijadwalkan terbang ke Korea Selatan pada Rabu, untuk bertemu dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, memberikan pidato utama dalam jamuan makan siang CEO APEC, serta menghadiri makan malam kerja bersama para pemimpin lainnya di KTT tersebut.

(bbn)

No more pages