Logo Bloomberg Technoz

Dengan adanya kebijakan paket stimulus dari pemerintah pada 2025, lanjut riset tersebut, seperti bantuan pangan, program magang dengan uang saku, perluasan PPh 21 ditanggung pemerintah, hingga rencana penurunan PPN berpotensi mendorong daya beli masyarakat, utamanya bagi kelas menengah ke bawah.

Ditambah lagi dengan penjualan ritel yang relatif solid hingga Agustus 2025, berpotensi mendorong kinerja emiten F&B dan poultry menjelang tutup tahun.

Dengan berbagai katalis seperti kebijakan stimulus pemerintah di penghujung tahun 2025, rencana penurunan PPN, penjualan ritel yang masih solid, harga bahan baku yang relatif menurun dan stabil, pemulihan harga ayam hidup dan DOC yang berlanjut, dan kinerja emiten F&B dan poultry dalam coverage yang masih relatif solid, maka Phintraco tegas mempertahankan rating overweight untuk sektor F&B dan poultry.

Phintraco Sekuritas Research

“Kami menilai berbagai inisiatif yang dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga dan mendorong daya beli masyarakat berpotensi menjadi pendorong kinerja emiten F&B dan poultry kedepannya,” mengutip riset yang sama.

Selain itu, pemulihan harga ayam hidup dan DOC berpotensi memperbaiki kinerja emiten poultry, khususnya pada kedua segmen usaha tersebut. Top picks Phintraco, atau saham–saham pilihan pada sektor F&B dan poultry adalah INDF dengan perhitungan fair value di Rp9,650/saham dan JPFA dengan perhitungan fair value di Rp2,720/saham.

(fad)

No more pages