Selanjutnya, Bahlil mengaku turut melakukan perbincangan terkait rencana implementasi biodiesel B50 dan bioetanol E10. Dia menyebut, Prabowo mempertanyakan kesiapan dan persiapan Kementerian ESDM terkait program tersebut.
Selanjutnya, Bahlil juga melaporkan perkembangan izin usaha pertambangan (IUP) untuk koperasi, usaha mikro, hingga organisasi kemasyarakatan. Ia menyebut, Prabowo meminta agar kebijakan tersebut ditindaklanjuti.
“Kemudian kita bicara tentang hilirisasi yang untuk khususnya di komoditas minerba,” ungkap dia.
Secara khusus, Bahlil juga mengungkapkan Prabowo memberikan arahan agar setiap daerah memiliki kilang portabel. Dalam kaitan itu, Kementerian ESDM telah menyerahkan 18 proyek kilang modular untuk ditindaklanjuti oleh BPI Danantara.
Dia berharap bahwa BPI Danantara dapat segera menyelesaikan studi kelayakan atau feasibility study (FS) 18 proyek hilirisasi dan ketahanan energi tersebut.
“Kilang baru yang lagi kita kerjakan di 18 titik, itu mudah mudahan Danantara FS-nya final. Kalau sudah final itu bisa mulai diimplementasikan. Arahan presiden itu setiap daerah ada kilang, portable, spot-spot,” ucap dia.
Sebagai catatan, Presiden Prabowo Subianto akan menggelar rapat terbatas (ratas) yang membahas isu pendidikan, pada sore hari ini, Minggu (19/10/2025). Ratas tersebut rencananya di kediaman pribadinya, di Kertanegara, Jakarta Selatan.
Ratas tersebut rencananya dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi hingga Menteri Pendidikan Tinggi dan Saintek (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto.
Prasetyo sendiri mengonfirmasi terdapat ratas pada sore hari ini, di Kertanegara. Rencananya, ratas tersebut akan membahas terkait pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berbasis Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM).
“Direncanakan ada [ratas],” kata Prasetyo kepada awak media, Minggu (19/10/2025).
Adapun, ratas tersebut digelar tepat sehari sebelum Prabowo resmi memimpin Indonesia selama satu tahun. Sebelumnya Prabowo resmi dilantik pada 20 Oktober 2024, atau akan mencapai satu tahun masa pemerintahannya pada besok Senin (20/10/2025).
Sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih juga terpantau hadir di Kertanegara, mereka antara lain; Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Mohammad Herindra, hingga Panglima TNI Agus Subianto.
(azr/spt)




























