Selain itu, Shopee juga menyarankan agar akun-akun tersebut dikelola dengan perangkat yang berbeda. Tujuannya untuk mencegah adanya deteksi sistem yang menganggap aktivitas tersebut sebagai pelanggaran atau mencurigakan.
Perbedaan Antara Toko Perorangan dan Toko Perusahaan
Shopee membagi kategori toko menjadi dua jenis, yaitu toko perorangan dan toko perusahaan. Untuk perorangan, aturan yang berlaku adalah:
-
Satu KTP dapat membuka hingga lima toko.
-
Setiap toko wajib diverifikasi dengan nomor HP berbeda.
-
Proses verifikasi membutuhkan foto KTP yang jelas sesuai identitas.
Sedangkan untuk perusahaan, syaratnya sedikit berbeda. Pihak perusahaan perlu menyiapkan dokumen resmi seperti NIB, Akta Perusahaan, dan NPWP. Dengan dokumen tersebut, perusahaan dapat membuka hingga lima toko di Shopee.
Dengan adanya pembagian ini, Shopee memastikan bahwa baik penjual individu maupun bisnis besar memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan usahanya di platform.
Pentingnya Verifikasi KTP
Verifikasi KTP di Shopee bukan hanya formalitas, melainkan bagian penting untuk mengakses fitur-fitur penjualan. Beberapa keuntungan dari verifikasi KTP antara lain:
-
Akses program Gratis Ongkir.
-
Memudahkan proses penarikan dana.
-
Mendukung kepercayaan pembeli karena toko terlihat resmi.
Jika seorang penjual mencoba membuka toko keempat dengan KTP yang sama tanpa mematuhi aturan, sistem Shopee otomatis akan menolak atau membatasi pendaftaran tersebut. Hal ini menjadi langkah preventif agar tidak terjadi penyalahgunaan identitas.
Strategi Penjual dalam Membuka Banyak Toko
Meskipun Shopee memperbolehkan hingga lima toko, penjual perlu mempertimbangkan strategi bisnisnya dengan matang. Membuka toko terlalu banyak tanpa perencanaan justru bisa menimbulkan masalah.
Beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan penjual, antara lain:
-
Manajemen Produk – Pastikan setiap toko memiliki kategori produk yang jelas.
-
Pengelolaan Akun – Gunakan perangkat berbeda untuk mengurangi risiko sistem mendeteksi aktivitas mencurigakan.
-
Kepatuhan Aturan – Selalu patuhi kebijakan Shopee agar toko tidak terkena sanksi.
Dengan perencanaan matang, memiliki lebih dari satu toko dapat membantu penjual memperluas pasar dan menjangkau lebih banyak pembeli.
Risiko Jika Melanggar Aturan
Shopee menerapkan sistem keamanan yang ketat. Jika penjual mencoba memanipulasi aturan, misalnya dengan menggunakan satu nomor HP untuk beberapa toko, maka risikonya cukup besar.
Potensi risikonya meliputi:
-
Penolakan registrasi oleh sistem.
-
Pembatasan fitur penjualan.
-
Bahkan penutupan toko jika pelanggaran dianggap serius.
Oleh karena itu, Shopee selalu mengingatkan para penjual untuk membaca dengan teliti Syarat dan Ketentuan Kebijakan Penjual.
Konsultasi dengan Customer Service Shopee
Bagi penjual yang masih ragu, Shopee menyarankan untuk langsung menghubungi Customer Service (CS) resmi Shopee.
Melalui layanan ini, penjual bisa mendapatkan informasi paling akurat terkait kebijakan toko.
CS Shopee biasanya dapat dihubungi melalui aplikasi, email, maupun call center. Dengan cara ini, penjual bisa memastikan langkah bisnisnya tetap sesuai aturan.
Satu KTP memang dapat digunakan untuk membuka hingga lima toko di Shopee, baik untuk penjual perorangan maupun perusahaan.
Namun, ada aturan tambahan yang wajib dipatuhi, seperti penggunaan nomor HP yang berbeda untuk setiap toko, serta pengelolaan akun dengan perangkat berbeda.
Bagi penjual yang ingin mengembangkan bisnis dengan banyak toko, aturan ini sebaiknya dijadikan pedoman. Dengan begitu, toko tetap aman, bisnis berkembang lancar, dan kepercayaan pembeli tetap terjaga.
(seo)

























