Logo Bloomberg Technoz

Diplomasi Jadi Aksi Nyata, Prabowo Menuju Kairo dan Gaza

Redaksi
15 October 2025 13:32

Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah kepala negara di KTT Perdamaian Gaza. (Dok. BPMI)
Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah kepala negara di KTT Perdamaian Gaza. (Dok. BPMI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Diplomasi Indonesia memasuki babak baru. Senin, 13 Oktober 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Kairo, Mesir, untuk menghadiri Emergency Summit for Gaza Peace Implementation. Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan bilateral, melainkan langkah diplomatik strategis yang menandai babak baru peran Indonesia dalam mendorong perdamaian Timur Tengah, khususnya di Gaza.

Pertemuan ini menjadi momen penting dalam sejarah panjang konflik Palestina-Israel. Untuk pertama kalinya, Israel dan Hamas dijadwalkan menandatangani kesepakatan damai komprehensif yang disaksikan langsung oleh Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Prabowo Subianto, serta 20 kepala negara lainnya dari kawasan Timur Tengah dan Eropa.

Lebih dari 200.000 warga Palestina mulai kembali ke Gaza setelah gencatan senjata yang telah berlangsung lebih dari 24 jam. Di tengah perhatian dunia, Indonesia melangkah dengan membawa suara moral, kesiapan operasional, serta pengalaman diplomatik dan militer yang diakui internasional. Ini bukan sekadar jeda dalam konflik, tetapi pertanda babak baru yang lebih menjanjikan.

Menyatukan Diplomasi dan Disiplin Lapangan


Kairo kini menjadi panggung strategis tempat berbagai kekuatan dunia bertemu untuk menyatukan kehendak. Di saat sebagian aktor besar masih berhitung dengan kehati-hatian, Indonesia mengambil posisi berbeda: aktif, tenang, dan terukur.

Dalam berbagai forum internasional, termasuk Sidang Umum PBB ke-80, Presiden Prabowo telah menyampaikan kesiapan Indonesia untuk mengirim hingga 20.000 personel penjaga perdamaian ke berbagai zona konflik, termasuk Gaza. Pidato itu bukan sekadar resonansi moral, melainkan menjadi pemicu diplomasi nyata. Tak lama setelahnya, Presiden Prabowo bertemu Presiden Trump dan sejumlah pemimpin Arab di sela-sela UNGA 80. Sebuah pertemuan strategis yang kemudian membuka jalan menuju kesepakatan damai komprehensif antara Israel dan Hamas yang kini akan difinalkan di Sharm el Sheik.