Logo Bloomberg Technoz

Saat harga minyak nabati lainnya makin murah, maka keuntungan untuk beralih ke CPO menjadi berkurang. Sebab, berbagai komoditas tersebut bisa saling menggantikan.

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana proyeksi harga CPO untuk hari ini, Selasa (14/10/205)? Apakah bisa bangkit atau malah makin terjepit?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), CPO masih bertengger di zona bullish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 65. RSI di atas 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bullish.

Namun, investor patut waspada karena indikator Stochastic RSI sudah menyentuh 100, Paling tinggi, sangat jenuh beli (overbought).

Hari ini, ada potensi harga CPO bisa bangkit. Target resisten terdekat adalah MYR 4.529/ton yang menjadi Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka harga bisa menguji MYR 4.581/ton, yang sekaligus menjadi pivot point.

Target paling optimistis atau resisten terjauh adalah MYR 4.695/ton.

Sementara itu, target support terdekat adalah MYR 4.487/ton. Penembusan di titik ini bisa melongsorkan harga CPO ke rentang MYR 4.466-4.446/ton.

Target paling pesimistis atau support terjauh ada di MYR 4.172/ton.

(aji)

No more pages