Logo Bloomberg Technoz

Sosiolog: Gray Divorce Tanda Cinta Tak Selalu Abadi

Dinda Decembria
08 October 2025 17:50

Ilustrasi Kakek dan Nenek (Envato)
Ilustrasi Kakek dan Nenek (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Fenomena gray divorce atau perceraian di usia lanjut kian mencuri perhatian publik. 

Sosiolog dan Pemerhati Pemberdayaan Keluarga, Soeprapto, menilai bahwa fenomena yang juga disebut “perceraian abu-abu” ini sebenarnya bukan hal baru, hanya saja kini lebih banyak terekspos ke ruang publik.

“Dulu fenomena ini sudah ada, hanya tidak terekspos. Sekarang, dengan media sosial dan keterbukaan informasi, kasus perceraian di usia lanjut menjadi lebih terlihat,” ujar Soeprapto dalam keterangannya kepada Bloomberg Technoz, Senin (7/10). 


Ia menjelaskan bahwa dalam sosiologi, pasangan suami istri merupakan dyadic group atau kelompok duaan—yakni unit sosial terkecil yang sangat dipengaruhi oleh dinamika hubungan antarindividu.

Menurut Soeprapto, terdapat beberapa penyebab utama meningkatnya perceraian pada pasangan berusia di atas 50 tahun.