Logo Bloomberg Technoz

Kemenkeu Ungkap Belanja Negara Seret, Lembaga Baru dan Efisiensi

Sultan Ibnu Affan
03 October 2025 17:40

Gedung Kementerian Keuangan. (Dok kemenkeu.go.id)
Gedung Kementerian Keuangan. (Dok kemenkeu.go.id)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan sejumlah alasan realisasi belanja pemerintah pusat yang hingga saat ini yang terbilang masih sangat lesu, atau baru sekitar 55% dari total pagu anggaran yang ditetapkan sepanjang tahun ini.

Direktur Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu Astera Primanto mengatakan, salah satu alasan tersebut adalah lahirnya berbagai Kementerian/Lembaga baru dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Tantangan di tahun ini adalah, yang pertama adanya Kementerian/Lembaga yang baru. Karena biasanya ini harus mulai menyusun organisasinya, anggaran dan lainnya," ujar Prima, sapaan akrabnya, dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (3/10/2025).


Prima mengatakan, hal lain yang turut menjadi alasan adalah adanya instruksi Presiden soal efisiensi anggaran pada Januari lalu, yang juga telah tercantum melalu Inpres Nomor 1 Tahun 2025.

Inpres tersebut, lanjut dia, turut membuat sejumlah K/L untuk kembali merencanakan ulang seluruh rencana kerja dan anggaran (RKA)-nya berdasarkan prioritas dan arahan Kepala Negara.