"Jadi, semua K/L harus adjustment lagi. Setelah itu, mereka melakukan perencanaan lagi, mana yang prioritas, mana yang nggak. Sehingga schedule [program/proyek]-nya jadi agak mundur," tutur dia.
Adapun, Prima sebelumnya juga melaporkan realisasi belanja pemerintah pusat hingga awal Oktober 2025 baru mencapai sebesar Rp1.481,7 triliun, masih jauh total pagu yang ditetapkan dalam APBN tahun ini.
Sebagai perbandingan, pemerintah menetapkan total pagu belanja pemerintah pusat, yang terdiri dari belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dan non-K/L sebesar Rp2.663,4 triliun. Berarti, realisasinya baru mencapai sekitar 55%.
Dari total tersebut, belanja K/L tercatat juga baru mencapai sekitar Rp815 triliun. Jika dibandingkan dengan pagu APBN yang mencapai Rp1.275,6 triliun, angka itu juga masih setara sekitar 63%.
(ibn/roy)





























