Logo Bloomberg Technoz

Pasar Smartphone Global Naik 3%, Rerata Harga Jual 2025 Rp6 Juta

Farid Nurhakim
03 October 2025 08:37

Pengunjung mencoba smartphone terbaruApple Inc. seri iPhone 17, 17 Pro, dan iPhone Air di China. (Andrea Verdelli/Bloomberg)
Pengunjung mencoba smartphone terbaruApple Inc. seri iPhone 17, 17 Pro, dan iPhone Air di China. (Andrea Verdelli/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga jual rata-rata pasar ponsel pintar (smartphone) global terus tumbuh dari tahun ke tahun, didorong oleh premiumisasi. Dari US$357 atau setara Rp5,9 juta (kurs Rp16.613/US$) pada 2024, rerata harga jual pasar diproyeksi mencapai US$370 atau sekitar Rp6,1 juta pada 2025 dan US$412 atau setara dengan Rp6,8 juta pada 2029 mendatang.

Menurut Market Outlook Tracker dari Counterpoint Research, tingkat pertumbuhan tahunan majemuk atau  (CAGR) senilai 3%. 

Mengutio firma riset pasar, Counterpoint Research, Kamis (2/10/2025) selain meningkatnya premiumisasi, pertumbuhan yang stabil ini juga didukung oleh adopsi 5G dan preferensi konsumen terhadap fitur-fitur canggih, bahkan pada perangkat kelas menengah. Melihat kuartal kedua (Q2) tahun ini, pasar telah berperilaku jauh lebih normal daripada yang dikhawatirkan banyak orang.


Proyeksi terbaru Counterpoint memperkirakan pengiriman smartphone global bakal meningkat 2,5% yoy pada 2025, naik dari tingkat pertumbuhan 1,9% yang diproyeksikan pada kuartal I. Akan tetapi, turun dari tingkat 4% yang diproyeksikan pada awal tahun ini.

Penyebab perlambatan pengiriman adalah kenaikan harga, penataan ulang rantai pasokan, dan tekanan ekonomi makro. Rerata harga jual 2025 diperkirakan akan naik 3,5% yoy menjadi US$370 atau sekitar Rp6,1 juta, sedikit lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya senilai 2,3%, didorong oleh kenaikan rerata harga jual di Amerika Utara dan rebound harga di India serta seluruh Asia Pasifik (APAC), yang didukung oleh pemulihan kondisi ekonomi.