Logo Bloomberg Technoz

Bursa Asia Diperkirakan Melemah, Reli Global Berisiko Terhenti

News
03 October 2025 06:40

Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Richard Henderson - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia diperkirakan dibuka melemah pada Jumat (3/10). Hal ini mengisyaratkan reli bersejarah di bursa global mungkin akan berhenti sejenak setelah Wall Street kembali mencetak rekor tertinggi.

Kontrak berjangka indeks saham di Australia, Jepang, dan Hong Kong terpantau bergerak turun. Sementara itu, indeks S&P 500 menguat tipis 0,1% dan Nasdaq 100 naik 0,4%, keduanya menyentuh level tertinggi baru. Penguatan ini turut didorong penjualan saham OpenAI yang menilai perusahaan itu sebesar US$500 miliar, memicu reli saham-saham semikonduktor di Amerika Serikat (AS).


Pergerakan tersebut menunjukkan optimisme di sektor teknologi AS masih mampu mengalahkan kekhawatiran terkait rencana pemerintahan Trump memangkas “ribuan” pegawai federal di hari kedua penutupan pemerintahan. Partai Republik berupaya menggunakan ancaman pemangkasan permanen ini untuk menekan Demokrat agar menyetujui pembukaan kembali pemerintahan. Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan Direktur Anggaran Gedung Putih, Russell Vought, untuk membahas rencana tersebut.

“Momentum teknologi tidak menunjukkan tanda-tanda mereda — seakan-akan gravitasi tidak ada — dengan hambatan diabaikan dan setiap berita AI memicu euforia baru,” kata Hebe Chen, analis Vantage Markets di Melbourne.

Pergerakan saham semikonduktor. (Sumber: Bloomberg)