Logo Bloomberg Technoz

Toyota Kembali Rebut Pangsa Pasar China Lewat EV Rp240 Juta

News
30 September 2025 13:10

Toyota bZ4X dan Toyota Urban Cruiser EV ditampilkan dalam pameran GIIAS 2025 di ICE BSD, Rabu (23/7/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Toyota bZ4X dan Toyota Urban Cruiser EV ditampilkan dalam pameran GIIAS 2025 di ICE BSD, Rabu (23/7/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg News

Bloomberg, Usai kehilangan pangsa pasar di China selama bertahun-tahun karena terlambat menghadirkan model listrik terjangkau yang kaya fitur teknologi yang digemari konsumen lokal, Toyota Motor Corp. kini berupaya membalikkan keadaan.

Sebagai produsen mobil terbesar di dunia, Toyota mencatatkan penjualan kuat pada bulan Agustus 2025, menempatkannya di jalur pertumbuhan tahunan pertama di China dalam empat tahun terakhir. Strateginya adalah dengan mengombinasikan produksi kendaraan energi baru (NEV) buatan lokal dengan harga kompetitif serta tetap mempertahankan lini hibrida yang menjawab permintaan konsumen akan alternatif mobil listrik penuh.


Merek Jepang selama ini tertinggal merespons lonjakan permintaan mobil listrik, sehingga memberi ruang bagi pabrikan lokal seperti BYD Co. yang kini mendominasi pasar dengan model berteknologi canggih. Kondisi itu mendorong Toyota mengubah strategi dengan meluncurkan bZ3X, crossover listrik compact seharga sekitar 15.000 dolar AS (sekitar Rp240 juta), yang langsung menarik perhatian pasar.

“Lima tahun terakhir pasar mobil China sangat berat bagi pabrikan asing,” kata Julie Boote, analis otomotif di Pelham Smithers Associates Ltd. yang berbasis di London. “Toyota mencoba meniru kesuksesan produsen China dengan menghadirkan EV murah namun kaya fitur teknologi, dan tampaknya berhasil.”