Untuk mengelola potensi aset tersebut, pemerintah membentuk Danantara. Lembaga ini ditargetkan mampu menghasilkan imbal hasil minimal 3% hingga 10% dari total aset yang dikelola.
Dengan proyeksi tersebut, negara seharusnya bisa memperoleh pemasukan antara US$30-US$100 miliar per tahun, atau setara Rp480 triliun-Rp1.600 triliun.
"Kita kasih kesempatan BUMN dalam dua hingga tiga tahun, kita tunggu hasil mereka. Insya Allah akan mencapai yang kita harapkan," kata Prabowo.
Selain menyoroti pengelolaan aset, Prabowo juga menyampaikan bahwa pemerintah telah berhasil menyelamatkan setidaknya Rp300 triliun dari kebocoran anggaran dalam 11 bulan pertama pemerintahannya.
Dana tersebut antara lain digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga kini telah menjangkau sekitar 30 juta anak dan ibu hamil.
Prabowo menegaskan tekadnya untuk terus menertibkan aset negara yang selama ini tidak produktif atau dikuasai secara ilegal. "Saya mau kirim kejaksaan dan KPK untuk kejar-kejar itu," ujarnya.
(wep)































