Epidemiolog Ingatkan Risiko Amoeba Otak Masuk Indonesia
Dinda Decembria
24 September 2025 09:25

Bloomberg Technoz, Jakarta -Epidemiolog Dicky Budiman mengingatkan adanya potensi infeksi amoeba otak atau Naegleria fowleri di Indonesia, mengingat kondisi lingkungan yang mirip dengan wilayah tropis dan subtropis lainnya.
Menurutnya, organisme ini hidup alami di air tawar hangat seperti danau, sungai, kolam maupun air tanah.
“Naegleria fowleri tidak berbahaya bila tertelan melalui mulut karena bisa dimatikan asam lambung. Risikonya justru tinggi bila masuk lewat hidung, misalnya saat berenang, menyelam, atau mencuci hidung dengan air mentah. Dari sana, amuba ini bisa menembus saraf penciuman lalu ke otak,” jelas Dicky dalam keterangannya, Rabu (24/9).
Ia menerangkan, kondisi itu dapat memicu penyakit langka bernama primary amoebic meningoencephalitis (PAM) dengan tingkat fatalitas lebih dari 95%.
Gejalanya kerap mirip dengan meningitis bakteri atau virus, seperti demam, sakit kepala, kejang hingga penurunan kesadaran.































