Logo Bloomberg Technoz

Menurut Dicky, lingkungan Indonesia cukup mendukung pertumbuhan amuba otak. Suhu air tawar hangat antara 25–40 derajat Celsius serta kualitas sanitasi yang belum merata membuat risikonya nyata. Meski demikian, sampai kini belum ada laporan resmi kasus PAM di Indonesia.

“Potensinya ada, tapi sistem pengawasan kita masih lemah. Bisa jadi ada kasus yang tidak terdiagnosis atau salah diagnosis. Faktor risikonya terutama di masyarakat yang menggunakan air sungai atau sumur dangkal untuk mandi, wudu, atau mencuci hidung,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, Dicky menganjurkan masyarakat untuk menghindari berenang di air tawar hangat yang tidak terkelola baik, tidak menggunakan air mentah untuk membersihkan hidung, serta memastikan konsumsi air berasal dari sumber yang diolah seperti PDAM atau air kemasan.

Ia juga menekankan perlunya pengawasan kualitas air kolam renang dan taman air oleh pemerintah.

Sebelumnya diberitakan, kasus terbaru infeksi Naegleria fowleri dilaporkan di Kerala, India. Hingga pertengahan September 2025, pemerintah setempat mencatat sekitar 69 kasus infeksi dengan 19 kematian.

Infeksi ini dikenal sebagai Primary Amoebic Meningoencephalitis (PAM), kondisi yang menyerang otak dan sistem saraf pusat dengan tingkat kematian sangat tinggi. 

Amoeba hidup di air tawar hangat yang tidak terklorinasi, seperti danau, kolam, atau sumur. Penularan terjadi ketika air yang terkontaminasi masuk melalui hidung saat berenang atau mandi.

Kondisi iklim panas dan lembap di kawasan itu, ditambah buruknya infrastruktur sanitasi, membuat amuba mudah berkembang. Epidemiolog menilai situasi serupa bisa terjadi di negara tropis lain, termasuk Indonesia.

(dec/spt)

No more pages