Logo Bloomberg Technoz

Dia tidak nyaman pada konformitas kelompok dan lebih menghargai otonomi emosional dan berpikir.

Veronica juga membandingkan otrovert dengan ambivert: ambivert relatif fleksibel menyesuaikan diri dengan suasana (baik keramaian ataupun kesendirian pasif).

Sementara itu, otrovert tetap mempertahankan jarak emosional terhadap identitas kolektif dan sering merasa “tidak cocok” pada pola kebersamaan yang umum.

Asal-usul Otrovert

Istilah otrovert pertama kali diperkenalkan oleh psikiater Amerika, Rami Kaminski, lewat bukunya The Gift of Not Belonging pada 2025. Kata “otro” berasal dari bahasa Spanyol yang berarti “lain” atau “other”, lalu dipadukan dengan sufiks “-vert” seperti pada introvert dan ekstrovert.

Konsep ini didasari pengamatan Kaminski terhadap pasien yang merasa tidak pas jika dimasukkan ke kategori klasik kepribadian.

Sejumlah media internasional menyoroti konsep ini sebagai alternatif memahami orang yang merasa tidak nyaman dengan tren kelompok, tetapi juga tidak cocok disebut introvert. 

Meski demikian, hasta kini otrovert belum diakui secara resmi dalam panduan psikologi internasional (DSM maupun ICD). Para ahli menilai istilah ini masih berada di ranah psikologi populer, belum tervalidasi melalui riset akademis besar.

Dengan demikian, penjelasan Veronica dianggap penting untuk membantu publik memahami bahwa istilah otrovert bukan sekadar label, melainkan salah satu cara mendeskripsikan variasi unik dalam cara seseorang menjalin relasi dan merawat dirinya.

(dec/spt)

No more pages