Logo Bloomberg Technoz

Namun, Trump juga melontarkan serangan tajam terhadap kelompok liberal dan berjanji akan melanjutkan penyelidikan terhadap organisasi yang ia tuduh memicu kekerasan.

“Dia tidak membenci lawannya. Dia menginginkan yang terbaik untuk mereka,” ucap Trump. “Di situlah saya berbeda dengan Charlie. Saya benci lawan saya. Dan saya tidak menginginkan yang terbaik bagi mereka.”

Trump juga menyinggung percakapan terakhirnya dengan Kirk untuk mendukung rencananya mengerahkan pasukan federal guna memberantas kejahatan di Chicago. “Kami akan sangat mengingat Charlie saat pergi ke Chicago,” ujarnya.

Beberapa saat sebelumnya, Erika Kirk berjanji akan melanjutkan warisan suaminya dengan melibatkan lebih banyak kampus dan mahasiswa dalam gerakan konservatif yang ia dirikan.

Dalam pidato penuh air mata menjelang akhir upacara peringatan yang berlangsung berjam-jam, Erika Kirk mengenang suaminya, seorang aktivis konservatif yang tewas pada 10 September. Acara tersebut banyak menyoroti iman Kristen Kirk.

Salah satu momen paling berkesan adalah ketika Erika menyampaikan pesan bukan tentang politik, melainkan tentang iman dan pengampunan.

Acara memorial Charlie Kirk. (Sumber: Getty Images via Bloomberg)

“Aku memaafkannya,” kata Erika tentang pria yang membunuh suaminya. “Aku memaafkannya karena itulah yang dilakukan Kristus, dan itulah yang akan dilakukan Charlie.”

Erika, yang baru saja ditunjuk sebagai CEO Turning Point USA — organisasi yang didirikan Charlie Kirk — menegaskan komitmennya untuk meneruskan kegiatan kampus dan debat yang selama ini menjadi cara suaminya menggerakkan kaum muda konservatif dan menantang ortodoksi liberal.

“Segala hal yang dibangun Turning Point USA melalui visi dan kerja keras Charlie, akan kami buat sepuluh kali lebih besar melalui kekuatan dari ingatannya,” kata Erika.

Kirk (31 tahun) tewas pada 10 September saat debat di sebuah universitas di Utah. Ia meninggalkan Erika dan dua anak, serta organisasi Turning Point USA yang ia dirikan. Pada Minggu itu, Kirk dielu-elukan sebagai martir Kristen dan patriot yang berdedikasi pada kebebasan berekspresi serta perjuangan melawan ideologi liberal.

Para pendukung berjanji warisan Kirk akan terus hidup, bahkan lebih kuat setelah kematiannya. Turning Point mengaku menerima ribuan permintaan dari masyarakat yang ingin membentuk cabang di sekolah dan kampus.

Kirk memulai kariernya sebagai aktivis politik remaja sebelum kemudian menjadi influencer konservatif dan simbol bagi generasi muda MAGA, bersamaan dengan naiknya popularitas Trump. Ia mendirikan Turning Point untuk melawan ideologi liberal di kampus sekaligus memperkuat konservatisme. Kini, organisasi itu menjadi salah satu jaringan lobi konservatif paling berpengaruh di Amerika. Menurut laporan pajak 2024, Turning Point USA meraup hampir US$85 juta dengan lebih dari 3.300 cabang di sekolah dan kampus.

Kirk juga dikenal sebagai pendukung setia Trump, bahkan setelah kekalahan pemilu 2020. Ia membantu menyusun strategi kembalinya Trump ke panggung politik, termasuk memberi masukan kebijakan dan rekomendasi pejabat.

Upaya Kirk mendorong partisipasi pemilih tahun lalu turut membantu Trump meningkatkan perolehan suara dari kalangan muda dan berhasil merebut kembali Arizona untuk Partai Republik pada 2024.

Sejak kematian Kirk, Trump dan para tokoh Republik menuding retorika sayap kiri ikut memicu kekerasan. Mereka juga mendesak Walt Disney Co, perusahaan induk ABC, untuk menyingkirkan komedian Jimmy Kimmel yang sempat melontarkan komentar kritis tentang Kirk. Pemerintahan Trump kini menargetkan kelompok sayap kiri dengan penyelidikan terkait pemerasan dan ancaman pencabutan status bebas pajak.

Dalam pidatonya, Erika Kirk menyebut Amandemen Pertama sebagai “amandemen paling manusiawi. Kita pada dasarnya adalah makhluk yang berbicara, makhluk yang percaya. Dan Amandemen Pertama melindungi hak kita untuk melakukan keduanya.”

(bbn)

No more pages