Logo Bloomberg Technoz

iPhone Air hanya memiliki satu kamera utama di bagian belakang. Sensor kameranya yaitu 1/1,56 inci, yang lebih kecil daripada sensor seru Pro yakni 1/1,28 inci. Fitur video juga dinilai terbatas, pada pada 4K 60 frame per second (fps). Bandingkan dengan model 17 Pro yang bisa mencapai hingga 120fps. Kamera di iPhone Air juga tak memiliki dukungan ProRes, ProRes RAW, dan Apple Log 2.

Teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR) dihilangkan dari iPhone Air. Model Pro menggunakannya dengna tujuan mempercepat autofokus dan meningkatkan mode potret. LiDAR pun digunakan dalam beberapa aplikasi khusus seperti meningkatkan akurasi pelacakan augmented reality (AR), pemindaian objek 3D, dan sebagainya.

iPhone Air. (David Paul Morris/Bloomberg)

4. Kamera Telephoto

Kamera iPhone Air memiliki satu kamera belakang dengan 48 megapiksel (MP), namun tanpa lensa telephoto.

5. Kamera Ultra-wide

iPhone Air tidak mempunyai kamera ultra-wide, padahal perangakat dengan fitur ini  menawarkan perspektif unik yang tak dapat didapatkan dengan lensa yang lebih sempit. 

6. Chipset 

Chipset iPhone Air adalah A19 Pro. Akan tetapi, detilnya belum jelas karena dari laporan GSMArena, mereka belum menyelidikinya.  iPhone Air ini juga berkapasitas 12 gigabyte (GB). Sedangkan model standar atau iPhone 17 hanya memiliki kapasitas 8 GB.

7. Port USB 

Port USB-C di iPhone Air tak mendukung transfer cepat USB 3.0 seperti pada seri Pro. Hal ini mengakibatkan smartphone tersebut tidak bisa mampu merekam video ProRes dengan bandwidth tinggi hingga 4K 120 fps ke penyimpanan eksternal. Berdasarkan laporan, kemungkinan itu ada hubungannya dengan kurangnya dukungan ProRes di iPhone Air. 

8. Speaker 

iPhone Air hanya mempunyai satu speaker yang terpasang di bagian atas. GSMArena menilai bagian bawah yang hanya setebal 5,64 mm mungkin tak memiliki cukup ruang untuk speaker tambahan, atau mungkin Apple memutuskan bahwa ruang tersebut bakal lebih baik digunakan untuk baterai.

9. iPhone Air Bumper

Apple sudah memperkenalkan aksesori iPhone Air Bumper. Saat ini, materialnya memakai titanium dan lebih tahan daripada aluminium. Perusahaan tampaknya khawatir tentang ketahanan jatuh pada ponsel super tipis terbarunya ini. Di samping itu, ada pertanyaan apakah semua pengorbanan pada iPhone Air ini terlalu berlebihan atau tetap mencakup semua fitur pentingnya, sambil menghadirkan desain ramping yang mengesankan.

(far/wep)

No more pages