Secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi produsen di Negeri Adikuasa adalah 2,6% pada Agustus. Melambat dibandingkan Juli yang sebesar 3,1% yoy dan konsensus pasar dengan perkiraan 3,3% yoy.
Ini menjadi perlambatan inflasi perdana dalam empat bulan terakhir. Ditambah dengan perlambatan di pasar tenaga kerja, maka menjadi tidak ada alasan bagi bank sentral Federal Reserve untuk menggelontorkan stimulus moneter dengan penurunan suku bunga acuan.
Mengutip CME FedWatch, probabilitas penurunan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4-4.25% dalam rapat September adalah 92%. Sedangkan peluang pemotongan 50 bps ke 3,75-4% adalah 8%.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas akan lebih menguntungkan kala suku bunga turun.
“Kemungkinan The Fed akan mempertahankan posisi (stance) longgar sampai Maret 2026. Kami memperkirakan harga emas bisa menyentuh US$ 3.800/troy ons pada akhir tahun. Kami melihat akan ada tambahan kepemilikan emas di berbagai negara, termasuk China dan India,” sebut catatan ANZ Group Holdings Ltd.
Analisis Teknikal
Jadi bagaimana prediksi harga emas untuk hari ini? Apakah bisa rekor lagi atau malah terkoreksi?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas nyaman di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 79.
RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun RSI di atas 70 juga menjadi sinyal bahwa sudah tergolong jenuh beli (overbought).
Hawa overbought kian terasa dengan indikator Stochastic RSI yang sudah mencapai 95. Jauh di atas 80, yang berarti sangat jenuh beli.
Sedangkan indikator Average True Range (ATR) 14 hari ada di 45. Menunjukkan bahwa volatilitas harga emas sepertinya akan tinggi.
Untuk perdagangan hari ini, harga emas berisiko turun. Maklum, kenaikannya sudah begitu tinggi sehingga tentu pada saatnya akan terjadi konsolidasi.
Rasanya harga emas akan menguji support di US$ 3.617/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka MA-10 di US$ 3.565/troy ons bisa menjadi target selanjutnya.
Target paling pesimistis atau support terjauh adalah US$ 3.552/troy ons.
Adapun target resisten terdekat harga emas ada di US$ 3.651/troy ons. Penembusan di titik ini berpotensi mengerek harga emas ke arah US$ 3.692/troy ons.
Target paling optimistis atau resisten terjauh adalah US$ 3.701/troy ons.
(aji)




























