Logo Bloomberg Technoz

Relokasi Pabrik Efek Tarif Trump, DMAS Terhambat Persaingan

Recha Tiara Dermawan
10 September 2025 19:05

Ilustrasi Kawasan Puradelta (Sumber Dok Perusahaan)
Ilustrasi Kawasan Puradelta (Sumber Dok Perusahaan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), pengembang kawasan industri Kota Deltamas yang dikendalikan Grup Sinar Mas, menyatakan potensi masuknya perusahaan asing akibat kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump bisa memberi peluang positif bagi Indonesia.

Namun, manajemen menegaskan efek tersebut tidak bisa langsung dinikmati karena calon investor masih membandingkan kawasan industri di berbagai lokasi.

Direktur dan Corporate Secretary DMAS, Tondy Suwanto, menjelaskan bahwa sejak kebijakan tarif resiprokal Trump diberlakukan, pihaknya melihat adanya peningkatan inquiry dari calon tenant asing, termasuk perusahaan yang berencana merelokasi pabriknya dari Tiongkok.


“Kita masih ada pipeline sekitar 75 hektare, dan di antaranya ada yang akan melakukan relokasi. Tetapi tentunya mereka juga melakukan shopping around ke peer kita di sekitar kita,” ujarnya dalam Public Expose, Rabu (10/9/2025).

Dengan kondisi tersebut, DMAS menilai strategi ke depan adalah memperkuat competitive advantage agar bisa bersaing dengan kawasan industri lain seperti PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dan pengembang sejenis.