Logo Bloomberg Technoz

Ia menempuh pendidikan dasar dan menengah pertama di berbagai sekolah di Indonesia, selesai itu Nadiem melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah atas (SMA) di Singapura. 

Kemudian, Nadiem melanjutkan pendidikan tinggi di Brown University, Amerika Serikat. Ia meraih gelar sarjana di bidang Hubungan Internasional. Dirinya juga sempat mengikuti program pertukaran pelajar di London School of Economics, Inggris.

Pada tahun 2006 usai menyelesaikan pendidikannya, Nadiem bekerja di McKinsey & Company sebagai konsultan manajemen. Lalu, pada tahun 2009, ia memutuskan melanjutkan studi ke Harvard Business School dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA).

Tak lama setelah itu, Nadiem memutuskan kembali ke Indonesia dan mendirikan Gojek yaitu perusahaan berbasis teknologi yang berfokus pada layanan transportasi dan logistik online.

Gojek tumbuh pesat dan menjadi salah satu perusahaan unicorn Indonesia, dengan jumlah mitra pengemudi yang mencapai jutaan orang dan cakupan layanan yang tersebar di berbagai wilayah Tanah Air.

Melihat kepiawaiannya, pada 2019 Presiden keenam, Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Nadiem sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam Kabinet Indonesia Maju. Jokowi kemudian melebur dengan bidang riset dan teknologi, sehingga Nadiem menjadii Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Selama menjabat, Nadiem menggagas sejumlah kebijakan progresif melalui program Merdeka Belajar. Di mana, program itu mencakup kebijakan untuk pendidikan dasar dan menengah serta kebijakan khusus pendidikan tinggi. 

(mef/frg)

No more pages