Logo Bloomberg Technoz

Melesat 1% Lebih, IHSG Terbaik di Asia

Muhammad Julian Fadli
03 September 2025 17:10

Pelajar melihat layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar melihat layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup Sesi II dengan penguatan. Padahal Bursa Saham Asia lainnya bergerak variatif dengan kecenderungan melemah, imbas wait and see terhadap data ekonomi dari Amerika Serikat, terutama data tenaga kerja lanjutan.

Pada Rabu (3/9/2025), IHSG ditutup di posisi 7.885,86 pada perdagangan Rabu, menguat 1,08% (84,27) poin dibanding dengan penutupan hari sebelumnya.

Penutupan IHSG Sesi II pada Rabu 3 September 2025 (Bloomberg)

Adapun, saham-saham LQ45 juga berhasil menghijau 0,69% dan 5,44 poin ke level 798,69.


Posisi tertinggi IHSG hari ini menyentuh 7.911,61 sedang terendahnya di posisi 7.840,75. Volume perdagangan tercatat melibatkan 37,89 miliar saham. Nilai perdagangan mencapai Rp18,29 triliun.

Sebanyak 400 saham mengalami kenaikan, dan ada 275 saham melemah. Sedang ada 126 saham tidak bergerak. Dengan frekuensi yang terjadi mencapai 2,16 juta kali diperjualbelikan.