Logo Bloomberg Technoz

Adapun demo yang sudah berlangsung pada Kamis (28/8/2025) diikuti oleh puluhan ribu buruh di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Jakarta Pusat. Mereka membawa sejumlah tuntutan termasuk menghapus sistem alih daya (outsourcing) dan menolak upah murah, stop pemutusan hubungan kerja (PHK) dan membentuk satuan tugas (satgas) PHK, sampai mendorong DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait perampasan aset untuk memberantas korupsi di Tanah Air.

3. Larangan 66 Stasiun Televisi dan Radio Menyiarkan Aksi Unjuk Rasa

Beredar sebuah unggahan di Facebook bernarasikan 66 stasiun televisi radio dilarang meliput aksi demo yang sempat terjadi di sejumlah wilayah. Kemkomdigi RI memandang bahwa klaim tersebut salah atau hoaks. Dalam dokumen yang diterima Bloomerg Technoz, Ketua KPID DKI Jakarta Puji Hartoyo mengimbau stasiun TV untuk tidak menayangkan liputan demo yang menampilkan kekerasan secara berlebihan. Pada penjelasannya di media lokal Wamen Komdigi Nezar Patria turut mengklarifikasi atas tuduhan melarang media massa untuk menayangkan liputan aksi unjuk rasa.

4. Wapres RI Gibran Rakabuming Raka Ikut Demo

Di medsos Facebook, sempat beredar sebuah unggahan video yang mengeklaim bahwa Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka ikut hadir dalam demo yang digelar di Gedung DPR/MPR RI pada Agustus 2025. Kemkomdigi RI pun menilai klaim tersebut tidak benar. Melalui sebuah penelusuran media, faktanya adalah Gibran datang ke Balai Kota Solo untuk nonton bareng (nobar) pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia melawan China. Sebagai informasi, sepanjang gelombang demonstrasi pada akhir Agustus 2025 tak ada sosok Gibran yang hadir.

5. Video Suasana Demo di Jakarta

Gejolak sosial politik yang terjadi pada 28 Agustus di Jakarta, masa demonstran berlibat bentrok dengan aparat penegak hukum. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Masih melansir laman resmi Kemkomdigi RI, beredar unggahan video di Instagram yang diklaim merupakan demo di Jakarta untuk menuntut pembubaran DPR RI. Kemkomdigi RI menyebut klaim itu tidak benar, karena video yang ada dalam unggahan tersebut bukanlah diambil dari demonstrasi di Gedung DPR RI, melainkan di Irak.

6. TNI Setuju DPR RI Dibubarkan

Pernah beredar unggahan video di TikTok berisikan narasi yang menyebut Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyetujui jika DPR RI dibubarkan. Kemkomdigi RI menilai narasi tersebut tidak benar. Mereka menerangkan, video dalam unggahan itu merupakan video lama yang diunggah ulang dengan narasi yang tak sesuai dengan konteks aslinya.

7. Prabowo Giring Jarah Rumah Bahlil, Eko Patrio, Sri Mulyani, dan Uya Kuya

Di samping itu, beredar unggahan di medsos TikTok, di mana sebuah foto Presiden RI Prabowo Subianto berisikan narasi yang mengeklaim presiden meminta rakyat untuk menjarah rumah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati, serta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) nonaktif Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya. Kemkomdigi RI memandang bahwa klaim tersebut tidak benar.

Menurut Kemkomdigi RI, foto Prabowo dalam unggahan tersebut berasal dari unggahan pada akun Instagram resmi Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) RI), @kemensetneg.ri. Dalam unggahannya, Kepala Negara menyampaikan ungkapan belasungkawa atas insiden yang terjadi saat demonstrasi pada Kamis, (28/8/2025). 

8. Sniper Brimob Pantau Demonstrasi di Wilayah Petamburan Jakarta Pusat 

Beredar sebuah unggahan video di TikTok yang menyatakan bahwa ada penembak jitu (sniper) dari Brimob untuk memantau demonstrasi di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat. Video itu mengarahkan posisi sniper tersebut berada di atas Apartemen Semanggi. Kemkomdigi RI menilai klaim itu merupakan hoax.

Dalam penjelasannya resminya Lurah Petamburan, Rian Hermanu menerangkan bahwa pihaknya bersama Ketua RW 10 Apartemen Semanggi beserta pengurus Apartemen Semanggi sudah memeriksa lokasi dan tak ditemukan adanya sniper dari Brimob. Selain itu, dia pun menyampaikan video klarifikasi dari Ketua RW 10 Apartemen Semanggi, Agus.

9. Situasi Ketegangan di Depan Mako Brimob Kwitang

Terakhir, sempat beredar sebuah video di Facebook yang mengeklaim video ketegangan di depan Mako Brimob Kwitang. Dalam video memperlihatkan sejumlah kendaraan yang tengah berbaris berjalan mundur, terdiri dari mobil sedang berwarna putih, dobel kabin serta bus berwarna abu-abu bertuliskan “POLISI”, dan mobil boks menuju gerbang yang sisi kanan kirinya memiliki bentuk gapura berwarna hitam. Namun, Kemkomdigi RI memandang bahwa klaim dalam unggahan tersebut adalah tidak benar. Yang terjadi adalah pemberitaan media setempat terkait sempat terjadi ricuh di Kantor Polda Metro Jaya.

(far/wep)

No more pages