Logo Bloomberg Technoz

JK Imbau Masyarakat Tahan Diri, Bisa Berdampak ke Ekonomi

Redaksi
31 August 2025 09:45

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) di Pengadilan Tipikor, Kamis (16/5/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) di Pengadilan Tipikor, Kamis (16/5/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau masyarakat untuk menahan diri dalam mengekspresikan harapannya kepada pemerintah dan wakil rakyat. Pasalnya, jika terus meluas, maka hal ini akan menimbulkan dampak negatif berkepanjangan. 

"Kita harus menahan diri dewasa ini, karena jika ini meluas, maka kita juga yang akan mendapat akibatnya. Kita memahami perasaan masyarakat, tapi kalau kota bergejolak seperti ini, maka kehidupan ekonomi juga akan berhenti," ujar Jusuf Kalla atau yang biasa dipanggil JK, dalam video pernyataannya, dikutip Minggu (31/8/2025).

Dia menjelaskan, jika terjadi kericuhan di suatu wilayah, maka pekerjaan masyarakat akan bermasalah. Kemudian, pendapatannya juga akan berkurang, hingga akhirnya tentu akan berakibat jauh pada kehidupan masing-masing. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat untuk terus menjaga lingkungannya masing-masing dari peristiwa negatif.


"Kita harus menjaga lingkungan masing-masing karena masalah begini akan berakibat panjang, kita memahami bahwa semua mengalami masalah," tutur dia. 

Kepada para pejabat dan Anggota DPR RI, Jusuf Kalla meminta mereka untuk menahan diri dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran yang besar.